Tentang Kursus
Fenomena sosial dalam masyarakat modern saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat seiring perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Salah satu contoh nyata adalah munculnya teknologi deepfake yang mampu memanipulasi wajah dan identitas seseorang secara digital. Hal ini menunjukkan bahwa gejala sosial bersifat dinamis, artinya selalu berubah mengikuti perkembangan zaman dan kondisi masyarakat.
Sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji masyarakat memiliki peran penting dalam memahami fenomena ini. Sosiologi bersifat empiris karena didasarkan pada fakta dan data di lapangan, serta non-etis karena tidak menghakimi baik atau buruk suatu fenomena, melainkan menjelaskan dampaknya secara objektif. Dalam konteks AI, sosiologi menyoroti dampak terhadap identitas individu, interaksi sosial, hingga struktur sosial yang lebih luas.
Perubahan ini juga memengaruhi pola interaksi, gaya hidup, serta munculnya berbagai masalah sosial baru seperti ketimpangan digital, pengangguran akibat gig economy, hingga konflik sosial. Oleh karena itu, pemahaman konsep-konsep sosiologi seperti sosialisasi, interaksi sosial, konflik, integrasi, perubahan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi sangat penting bagi warga belajar agar mampu beradaptasi dan berpikir kritis terhadap fenomena yang terjadi.